Ya robbku, bagaimana keadaanku malam ini? “Aku bertanya dalam renunganku bersambut-dengar alunan umat Rosulullah-Nabiyullah Muhammad SAW tengah mengumandangkan takbir kemenangan kepadaMu Ya Robbku” Apakah dalam keadaan Kebahagiaanku termasuk dalam RidhoMu, ataukah dalam keadaan kesedihan yang termasuk KeridhoanMu ya Robb. Keadaan kebingungan seperti ini mungkin tidak atau belum bisa mendapat jawaban yang pasti kecuali dengan Seizin KeridhoanMu ya robb. Seperti halnya khalifahtullah Umar bin Khattab yang “tidak peduli akan hal susah ataupun senangnya, dengan alasan karena beliau tidak tahu diantara keduanya yang manakah yang baik dan yang terbaik di antara keduanya teruntuknya”. Kata mutiara beliau dapat saya tarik bahwasanya standart ukur beliau bukanlah tentang garis vertikal melainkan menegak keatas menjulang langit sampai kehadirat engKAU ya robb. Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Laailaaha illalla...
seseorang yang mampu mengalahkan dirinya untuk tidak ingin tahunya terhadap salah satu atau bahkan semua hal, maka orang itu adalah orang yang sangat luar biasa untuk kedepanya. khususnya dalam pengetahuan akan hal yang belum di ketahuinya.